Didalam Kesunyian

Didalam Kesunyian 

Larutnya malam semakin membuatku kesepian.

Jalanan mulai sunyi, hanya beberapa kendaraan saja yang berlalu lalang.

Tak ada yang menemani diriku didalam kamar yang gelap ini.

Dirikupun bertanya – tanya, kenapa diriku selalu sendiri.

Kenapa orang – orang yang ku percaya selalu meninggalkanku.

Di dalam kamar ini, tak kuasa air mata mengalir membasahi pipiku.

Terkenang masa lalu bersama orang – orang yang menyayangiku.

Dan juga teringat masa – masa indah bersama seseorang yang ku cinta, tulus dari hati ini.

Seseorang yang ku sayangi, yang takkan pernah kulupakan selamanya.

Masa – masa indah kulewati bersamanya.

Bahagia, tertawa, dan semua hal telah kulalui bersamanya.

Dan ku merasa kesunyian yang dulu mengelilingiku telah lenyap.

Hanya bahagia yang kurasakan bersamanya.

Tetapi, ketika dia pergi.

Kumerasakan kehilangan, hatiku menangis ketika ia pergi meninggalkanku.

Kuhanya ingin bersama dirinya seorang.

Hanya dia yang mampu mengisi hari hariku yang sepi dan tanpa arti.

Semua telah kukorbankan hanya untuknya.

Tapi apalah arti cinta ini jika emosi tlah membakar hati.

Pikiranku kosong, seakan tak kuasa menerimanya.

Dan kini, Kesunyian itu kembali menghampiriku, hanya ditemani cahaya lilin di dalam kamar yang sepi.

Sekian jeritan hati malam ini.

INGAT, cuma ekspresi diri walaupun waktu penulisannya gue sempet nangis wkwkwkkw😀

yosh ja ne~ ditunggu komentarnya.

Pengunjung yang baik selalu meninggalkan jejak.  Minimal Komen ya, terimakasih lagi kalau mau share ^_^

Pengunjung yang baik selalu meninggalkan jejak. Minimal Komen ya, terimakasih lagi kalau mau share ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: